Sabtu, 01 November 2014

Ajak Seekor Monyet, Video One Direction Dicekam Keras!



Video musik Steal My Girl berhasil merebut perhatian banyak orang sejak pertama kali dirilis oleh One Direction. Bahkan, video musik itu menyita perhatian PETA dan berujung kecaman keras pada video Steal My Girl.
People for the Ethical Treatment of Animals, atau disingkat PETA, baru saja melayangkan protes kerasnya pada One Direction. Bukan marah karena story line video itu terlihat lucu, bukan juga karena mereka menari bersama para atlet sumo.
Ya, video musik Steal My Girl dikecam hanya karena seekor monyet yang memakai kacamata hitam. Jangan tanyakan seberapa besar rasa marah mereka terhadap video tersebut. Menurut kabar, pihak PETA sudah mengirimkan surat tuntutan pada 1D.
Bahkan, organisasi itu sudah membuat poster full print untuk mengecam One Direction. Dalam poster itu, berisi pesan kalau One Direction melakukan kesalahan dengan mengeksploitasi hewan di video Steal My Girl.
Meski poster itu sudah dirilis minggu lalu, pihak One Direction sendiri sudah memberi tanggapan atas hal tersebut. Mereka menyatakan kalau tidak ada penyiksaan hewan yang terjadi selama penggarapan video musik itu.
Kalau melihat reaksi PETA, memang terkesan berlebihan. Tapi, sepertinya, organisasi itu harus siap-siap juga mendapat perlawanan keras dari para Directioners.

 Sumber: Kapanlagi.com

Pengemis Asli Versus Pengemis Pekerja





Pengemis Asli: Jika berjalan, lebih cenderung tidak memperhatikan sekitarnya, mereka lebih cenderung melihat ketanah, hanya mengikuti naluri hatinya kemana kakinya berjalan.

Pengemis Pekerja: Lebih cenderung memperhatikan sekitarnya, kepalanya menengok kanan kiri cuma ingin melihat target yg pas. Misal, agan baru turun dari mobil, dan kalian dengan pakaian serba mewah, si pengemis pekerja pasti akan menghampiri agan dengan terburu-buru karna agan dianggap target yg pas.

Pengemis Asli: Lebih bersyukur ama apa yg dia dapat. asal sehari dia bisa makan, dia ga akan meminta-minta lagi dihari ini. dan dia ga pernah menolak apapun yg agan beri, walaupun agan memberinya hanya 100rupiah, dia tetap menerimanya dan mengucapkan terima kasih. beda dengan Pengemis pekerja, jika agan memberi sedikitnya 100rupiah, tampangnya bakal berubah sinis dan ga akan mengucapkan terima kasih. Hari gini gituloh,, buat beli permen satu aja, ga cukup 100 rupiah.

Pengemis Pekerja: Pengemis Pekerja, ga pernah bisa bersyukur ama apa yg sudah diperoleh, walaupun perutnya sudah kenyang, dia akan tetap mengemis karna dia mempunyai target pendapatan perhari.

Pengemis Asli: Mereka tidak akan pernah kembali ke tempat yg sama. karna sebenarnya dia malu. malu karna meminta, malu karna mengemis, karna mereka masih mempunyai rasa malu.

Pengemis Pekerja: Pengemis Pekerja, selalu kembali ketempat yg sama. Misal rumah kalian didatangin pengemis pekerja, biasanya seminggu sekali pengemis itu mampir kerumah agan. karna bagi pengemis model ginian, kalau "MALU", ga akan dapat duit.

Pengemis Asli: Kebanyakan cacat fisik mereka memutuskan untuk menjadi pengemis karna memang tidak ada hal lagi yg sanggup mereka perbuat untuk mendapatkan uang.

Pengemis Pekerja: Badannya terlihat lebih sehat dan Segar. cuma model pakaiannya yg terlihat lusuh. apalagi jika pengemis ini berkerumun/berkelompok. lebih cenderung banyak bicara. Terlebih lagi jika sudah membawa Anak untuk dipaksa ikut mengemis.

Tambahan
Bagaimana jika pengemis ini menetap disuatu tempat?? misal duduk seharian didepan toko, warung makan, tempat2 ibadah??

Kalo analisanya sih gini.
Pengemis Asli: Jarang berlama-lama ditempat itu, kalopun seharian penuh dia ditempat itu,,artinya mereka juga tuna wisma.

Pengemis Pekerja: Selalu datang tepat waktu, dan betah berlama-lama. kadang sampai membawa makanan sendiri. dan satu hal lagi, biasanya jika Pengemis pekerja membawa sebuah wadah (mangkok,kaleng untuk tempat uang). kebanyakan mereka cuma menyisakan beberapa uang receh dalam wadahnya (uang yg gede, dikantongin, agar terlihat belum ada yg memberi). beda dengan pengemis asli, mereka ga akan menyisihkan/mengantongi uang yg ada dalam wadahnya. dan mereka apa adanya.

Nah, yg jadi pertanyaan.. apakah kita mendapatkan Pahala jika kita memberi uang pada para Pengemis Pekerja tersebut??
jawabannya: tergantung niat keikhlasan kita jika kita memberi sesuatu pada seseorang (walaupun mereka kaya raya, walaupun uang yg kita beri ga berguna), asal kita Ikhlas memberi, Pahala lah imbalannya 

sumber:  http://www.kaskus.co.id/thread/54551658582b2ede6c8b4569/?ref=homelanding&med=hot_thread

7 Makanan yang Menunjukkan Tipe Kepribadian Orang yang Memakannya


Kata pepatah 'Anda adalah apa yang Anda makan' ternyata memang benar. Buktinya kepribadian seseorang bisa dilihat dari jenis makanan yang disukainya. Dr. Alan Hirsch, seorang ahli neurologi melalui bukunya yang berjudul What Flavor Is Your Personality? mengemukakan bahwa kepribadian seseorang berpengaruh terhadap pilihan makanannya. Karena itulah kepribadian seseorang bisa dikenali melalui rasa makanan yang disukainya. Apakah dia menyukai makanan yang asin, manis, perpaduan keduanya, atau pedas serta berbumbu, semua itu menunjukkan seperti apa karakter si pemakan.Berikut ini penjelasan lengkapnya: 





1. Makanan Manis



kalian suka makanan manis seperti cokelat, cake, es krim, dan puding? Orang-orang yang suka mengonsumsi makanan manis biasanya suka menolong. Hal ini dibuktikan oleh penelitian yang dilakukan oleh Journal of Personality and Social Psychology
Sebuah studi yang dilakukan oleh North Dakota State University dan Gettysburg College juga menemukan bukti bahwa orang-orang yang sering mengonsumsi makanan manis cenderung lebih mudah berkompromi dan menyetujui suatu pendapat. Dengan kata lain para penyuka manis bukan termasuk pribadi yang keras kepala





2. Cokelat





Menurut Dr. Alan Hirsch rasa cokelat yang dipilih seseorang merupakan pencerminan dari karakter pribadinya. Orang-orang yang menyukai dark chocolate yang bercitarasa pekat dan sedikit pahit adalah pribadi yang cocok dengan kehidupan sosial. Mereka adalah jenis orang yang mudah bergaul dan menonjol dalam setiap kelompok yang dimasukinya. Karena itu mereka cocok dengan kerja tim.
Para penyuka cokelat susu atau milk chocolate biasanya penyendiri. Mereka lebih suka mengerjakan berbagai kegiatan seorang diri. Mereka biasanya tidak banyak bicara dan introspektif.





3. Asin dan Gurih



Para penyuka makanan asin dan gurih adalah orang-orang yang menganut prinsip 'go with the flow' dalam menjalani hidup. Daripada membuat perencanaan yang terlalu rumit, mereka lebih memilih untuk menjalani hari demi hari dengan spontanitas dan melihat petualangan apa yang ditawarkan hari esok. Keengganan mereka dalam membuat perencanaan juga dipengaruhi oleh kepercayaan mereka kepada takdir.



4. Makanan Pedas


Orang yang menyukai makanan pedas atau berbumbu tajam seperti makanan Asia dan Meksiko adalah orang-orang yang berani mengambil risiko. Penn State sempat melakukan penelitian mengenai hal ini dengan objek para siswa di sana. Hasil yang mereka temukan, sebagian besar siswa yang menyukai kegiatan penuh tantangan adalah mereka yang menyukai makanan pedas.
Walaupun cenderung menyukai segala hal yang berisiko, para penyuka pedas juga termasuk orang-orang yang fokus dalam mengatur segala aspek dalam hidup mereka.





5. Daging



Menurut para peneliti di Monell Chemical Senses Center, makanan yang tinggi protein dan lemak seperti steak, bacon, dan ayam goreng meningkatkan hasrat seseorang akan interaksi sosial. Karena itulah mereka yang menyukai jenis masakan berdaging biasanya membutuhkan interaksi sosial yang berkualitas dengan keluarga dan teman-teman untuk membuat mereka merasa puas dengan hidup mereka.




6. Makanan Asin Manis



Orang-orang yang menyukai makanan dengan perpaduan rasa asin dan manis adalah tipe orang yang suka sendiri. Mereka termasuk jenis yang introvert atau berkepribadian tertutup. Tetapi jangan salah, pecinta makanan seperti ini juga termasuk orang yang memiliki kreativitas tinggi. Mereka biasanya memiliki gagasan yang unik dan tak biasa dalam berbagai hal.





7. Makanan bercita rasa pait



Para peneliti di City University of New York menemukan bukti bahwa rasa pahit berhubungan erat dengan ketegasan dalam mengambil keputusan. Setelah diberikan makanan bercitarasa pahit seperti kopi dan minuman beralkohol, mayoritas kelompok yang menjadi objek penelitian menunjukkan penilaian yang lebih tegas terhadap berbagai skenario kasus yang diajukan.
Karena itulah orang-orang yang terbiasa meminum kopi dan minuman alkohol setiap hari biasanya memiliki kepribadian yang tegas dan to the point. Mereka adalah orang-orang yang tidak pernah setengah-setengah dalam memutuskan dan mengerjakan sesuatu.



 
sumber: http://www.kaskus.co.id/thread/538a6f89cc07e7b3768b47af/?ref=homelanding&med=hot_thread