Sabtu, 01 November 2014

7 Makanan yang Menunjukkan Tipe Kepribadian Orang yang Memakannya


Kata pepatah 'Anda adalah apa yang Anda makan' ternyata memang benar. Buktinya kepribadian seseorang bisa dilihat dari jenis makanan yang disukainya. Dr. Alan Hirsch, seorang ahli neurologi melalui bukunya yang berjudul What Flavor Is Your Personality? mengemukakan bahwa kepribadian seseorang berpengaruh terhadap pilihan makanannya. Karena itulah kepribadian seseorang bisa dikenali melalui rasa makanan yang disukainya. Apakah dia menyukai makanan yang asin, manis, perpaduan keduanya, atau pedas serta berbumbu, semua itu menunjukkan seperti apa karakter si pemakan.Berikut ini penjelasan lengkapnya: 





1. Makanan Manis



kalian suka makanan manis seperti cokelat, cake, es krim, dan puding? Orang-orang yang suka mengonsumsi makanan manis biasanya suka menolong. Hal ini dibuktikan oleh penelitian yang dilakukan oleh Journal of Personality and Social Psychology
Sebuah studi yang dilakukan oleh North Dakota State University dan Gettysburg College juga menemukan bukti bahwa orang-orang yang sering mengonsumsi makanan manis cenderung lebih mudah berkompromi dan menyetujui suatu pendapat. Dengan kata lain para penyuka manis bukan termasuk pribadi yang keras kepala





2. Cokelat





Menurut Dr. Alan Hirsch rasa cokelat yang dipilih seseorang merupakan pencerminan dari karakter pribadinya. Orang-orang yang menyukai dark chocolate yang bercitarasa pekat dan sedikit pahit adalah pribadi yang cocok dengan kehidupan sosial. Mereka adalah jenis orang yang mudah bergaul dan menonjol dalam setiap kelompok yang dimasukinya. Karena itu mereka cocok dengan kerja tim.
Para penyuka cokelat susu atau milk chocolate biasanya penyendiri. Mereka lebih suka mengerjakan berbagai kegiatan seorang diri. Mereka biasanya tidak banyak bicara dan introspektif.





3. Asin dan Gurih



Para penyuka makanan asin dan gurih adalah orang-orang yang menganut prinsip 'go with the flow' dalam menjalani hidup. Daripada membuat perencanaan yang terlalu rumit, mereka lebih memilih untuk menjalani hari demi hari dengan spontanitas dan melihat petualangan apa yang ditawarkan hari esok. Keengganan mereka dalam membuat perencanaan juga dipengaruhi oleh kepercayaan mereka kepada takdir.



4. Makanan Pedas


Orang yang menyukai makanan pedas atau berbumbu tajam seperti makanan Asia dan Meksiko adalah orang-orang yang berani mengambil risiko. Penn State sempat melakukan penelitian mengenai hal ini dengan objek para siswa di sana. Hasil yang mereka temukan, sebagian besar siswa yang menyukai kegiatan penuh tantangan adalah mereka yang menyukai makanan pedas.
Walaupun cenderung menyukai segala hal yang berisiko, para penyuka pedas juga termasuk orang-orang yang fokus dalam mengatur segala aspek dalam hidup mereka.





5. Daging



Menurut para peneliti di Monell Chemical Senses Center, makanan yang tinggi protein dan lemak seperti steak, bacon, dan ayam goreng meningkatkan hasrat seseorang akan interaksi sosial. Karena itulah mereka yang menyukai jenis masakan berdaging biasanya membutuhkan interaksi sosial yang berkualitas dengan keluarga dan teman-teman untuk membuat mereka merasa puas dengan hidup mereka.




6. Makanan Asin Manis



Orang-orang yang menyukai makanan dengan perpaduan rasa asin dan manis adalah tipe orang yang suka sendiri. Mereka termasuk jenis yang introvert atau berkepribadian tertutup. Tetapi jangan salah, pecinta makanan seperti ini juga termasuk orang yang memiliki kreativitas tinggi. Mereka biasanya memiliki gagasan yang unik dan tak biasa dalam berbagai hal.





7. Makanan bercita rasa pait



Para peneliti di City University of New York menemukan bukti bahwa rasa pahit berhubungan erat dengan ketegasan dalam mengambil keputusan. Setelah diberikan makanan bercitarasa pahit seperti kopi dan minuman beralkohol, mayoritas kelompok yang menjadi objek penelitian menunjukkan penilaian yang lebih tegas terhadap berbagai skenario kasus yang diajukan.
Karena itulah orang-orang yang terbiasa meminum kopi dan minuman alkohol setiap hari biasanya memiliki kepribadian yang tegas dan to the point. Mereka adalah orang-orang yang tidak pernah setengah-setengah dalam memutuskan dan mengerjakan sesuatu.



 
sumber: http://www.kaskus.co.id/thread/538a6f89cc07e7b3768b47af/?ref=homelanding&med=hot_thread

Bisnis Salon Kecantikan



Kita mana yang tidak suka ke salon? Merawat diri, menjaga kulit agar tetap sehat, terawat dan bersih bersinar. Rambut yang wangi dan tergerai indah dengan model rambut yang sesuai dengan bentuk wajah. Perawatan wajah dengan facial dan merawat tangan dan kaki dengan melakukan manicure pedicure.
Wanita berjilbab pun banyak yang memiliki keinginan untuk ke salon. Namun tidak mungkin bagi wanita berjilbab untuk membuka hijabnya di muka umum. Sementara salon-salon apalagi yang berderet di pusat perbelanjaan seperti di mall, sangat terbuka dan terkadang kapsternya pun berjenis kelamin pria. Apa solusi bagi wanita berjilbab tersebut? Salon kecantikan muslimah jawabannya.
Bisnis salon kecantikan muslimah sudah mulai tumbuh di berbagai sudut kota. Memenuhi kebutuhan para wanita muslim yang ingin nyaman merasakan pelayanan salon namun tetap terjaga auratnya.
Membuka bisnis ini hampir sama dengan membuka bisnis serupa. Hanya saja penekanannya pada ruangan yang hanya diperuntukkan bagi wanita. Apabila ada pengantar, maka dibuatkan ruang tunggu khusus yang nyaman agar tidak merasa jenuh. Karena pelayanan salon rasanya tidak ada yang hanya berlangsung 10 menit.
Alunan musik yang memanjakan indera pendengaran akan membuat suasana nyaman dan konsumen betah berlama-lama di sana. Jangan lupa untuk menyodorkan brosur berisi paket perawatan salon. Misalnya sambil digunting rambutnya, konsumen akan membaca brosur tersebut dan berminat untuk mengambil paket perawatan yang lain. Manicure pedicure misalnya.
Memberi souvenir cantik pada kunjungan ke sekian (misalnya ke sepuluh) berupa peralatan bagi muslimah merupakan cara promo yang jitu. Souvenir tersebut bisa berupa bros, jilbab atau pashmina.
Apabila ingin memulai bisnis salon kecantikan muslimah secara franchise pun bisa dilakukan. Besarnya franchise fee bervariasi, ada yang mematok Rp.165.000.000,00 ada pula yang Rp.295.000.000,00. Keuntungannya adalah semua peralatan dan system sudah disediakan. Sehingga Anda menyiapkan lokasi dan dana saja. Anda juga akan disupervisi dan mendapat pendampingan untuk kurun waktu tertentu. Pada umumnya kerja sama ini berlangsung lima tahun dan bisa diperpanjang sesuai dengan kesepakatan yang ditanda tangani.

sumber : www.ebook.com