Senin, 01 Mei 2017

Tugas Review 6 (Tranlasi Mata Uang Asing)



Nama Jurnal
Jurnal Manajemen & Kewirausahaan
Volume / Halaman
Vol. 2 No. 2/14-28
Nama Penulis
Ivan Haryanto dan Diana Wibisono
Judul Jurnal
Penentuan Nilai Tukar Mata Uang Asing dengan Menerapkan Konsep Paritas Daya Beli
Tanggal Jurnal
September 2000
Tujuan Penelitian
Penelitian ini bertujuan melihat sensitivitas perubahan indeks harga konsumen terhadap perubahan nilai tukar mata uang tiap negara terhadap Dolar Amerika serta, menguji apakah terdapat perbedaan secara signifikan antara nilai tukar aktual dengan nilai tukar berdasarkan konsep paritas daya belinya.
Metode Penelitian
-       Analisa uji hipotesa One-Sample of Mean. Ada dua pengujian yang dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut,
1)      Fungsi regresi linear.
Dimana prosentase perubahan nilai tukar actual mata uang negara bersangkutan dan prosentase perubahan indeks harga konsumennya dari periode ke periode yang telah ditemukan, diolah menggunakan alat analisis regresi.
2)      Fungsi regresi kuadratik.
Dimana prosentase perubahan indeks harga konsumen negara tersebut dari periode ke periode dikuadratkan. Hasil ini diolah bersama-sama prosentase perubahan nilai tukar aktual mata uang Negara tersebut, menggunakan metode dan alat analisis yang sama seperti yang digunakan fungsi regresi linear.
Variabel Penelitian
- Variabel independen :  Nilai tukar aktual mata uang

- Variabel dependen :  Nilai paritas daya beli
Hasil Penelitian
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam jangka panjang, nilai tukar aktual akan bergerak kembali mendekati nilai tukar paritas daya belinya. Sebaliknya dalam jangka pendek, nilai tukar aktual dan nilai tukar paritas daya belinya seringkali mengalami disekuilibrium. Ditemukan juga bahwa setiap perubahan positif daya beli masyarakat menyebabkan adanya perubahan positif nilai tukar aktual mata uang setiap negara, kecuali negara Jepang.
Kesimpulan Penelitian
Kesimpulan dari hasil pengujian menunjukkan konsep paritas daya beli baru benar-benar dapat diterapkan dengan tepat jika
1.      Biaya transportasi dan hambatan perdagangan turut dihitung dalam perhitungan konsep ini.
2.      Kedua, kondisi pasar yang kondusif untuk menerapkan konsep tersebut dengan tepat adalah pasar persaingan sempurna, bukan monopolistik maupun oligopolistik. karena dalam pasar persaingan sempurna harga produk yang diperdagangkan cenderung sama di semua negara.
3.      Ketiga, barang dan jasa yang dihitung harus merupakan barang dan jasa yang diperdagangkan secara internasional, disamping itu, keempat, setiap negara harus memiliki komoditi acuan yang sama.
Pendapat Mengenai Jurnal
Harusnynya perlu dilakukan penelitian lapangan yang lebih mendalam untuk mengetahui kondisi tertentu yang terjadi dalam dunia atau setiap negara yang menjadi obyek penelitian.



Tugas Review 5 (pelaporan dan pengungkapan)



Nama Jurnal
Jurnal Akuntansi dan Keuangan
Volume / Halaman
VOL. 13/24-36
Nama Penulis
Megawati Cheng dan Yulius Jogi Christiawan
Judul Jurnal
Pengaruh Pengungkapan Corporate Social Responsibility Terhadap Abnormal Return  
Tanggal Jurnal
Mei 2011
Tujuan Penelitian
Untuk mengetahui apakah pengungkapan informasi CSR perusahaan yang berhubungan dengan sumber daya alam berpengaruh terhadap abnormal return
Metode Penelitian
Analisis Regresi Berganda
Variabel Penelitian
Corporate Social Responsibility, Abnormal Return, Return On Equity (ROE) dan Price to Book Value (PBV)
Hasil Penelitian
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan CSR berpengaruh signifikan terhadap abnormal return yang menandakan bahwa investor mempertimbangkan informasi CSR untuk membuat keputusan
Kesimpulan Penelitian
Pengungkapan informasi CSR dalam laporan tahunan berpengaruh positif signifikan terhadap abnormal return
Return on Equity (ROE) tidak berpengaruh positif signifikan terhadap abnormal return, dan Price to Book Value (PBV) tidak terbukti berpengaruh signifikan terhadap abnormal return
Pendapat Mengenai Jurnal
Penelitian ini dapat dimanfaatkan bagi pembuat regulasi dan perusahaan, yaitu agar perusahaan memperhatikan kelengkapan item-item pengungkapan CSR yang perlu diungkapkan dalam laporan tahunan


Rabu, 29 Maret 2017

Tugas Review 4 (Akuntansi Komparatif Amerika dan Asia)


Nama Jurnal
E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana
Volume / Halaman
Vol 6 / 274-286
Nama Penulis
Ni Kadek Intan Nuariyanti dan Ni Made Adi Erawati
Judul Jurnal
ANALISIS KOMPARATIF KINERJA PERUSAHAAN SEBELUM DAN SESUDAH KONVERSI KE IFRS
Tanggal Jurnal
2014
Tujuan Penelitian
Untuk menganalisis perbedaan kinerja perusahaan sebelum dan sesudah konversi ke IFRS. 
Metode Penelitian
Penelitian ini menggunakan data kuantitatif yang berupa laporan keuangan PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk, dengan pengumpulan data sekunder melalui situs resmi Bursa efek Indonesia yaitu www.idx.co.id atau metode observasi non partisipan Populasi dalam penelitian ini sektor perbankan yang go publik. Sementara sampel dalam penelitian ini adalah PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. Metode penentuan sampel yang digunakan adalah teknik
sample jenuh yaitu teknik sampling bila semua anggota populasi digunakan sebagai sampel.  Untuk mengetahui persentase bobot nilai rasio-rasio keuangan dapat menggunakan acuan sesuai dengan standar ketentuan yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia namun, dengan
memilih beberapa rasio yang dipengaruhi oleh penerapan IFRS antara lain sebagai berikut:
Rasio likuiditas
Rasio rentabilitas
Rasio solvabilitas
Variabel Penelitian
Kinerja perusahaan sebagai  variabel terikat (Y) dan konversi ke IFRS sebagai variabel bebas (X)
Hasil Penelitian
Berdasarkan hasil perhitungan dan hasil komparasi rasio keuangan PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk antara periode sebelum konversi IFRS (2002-2006) dengan periode setelah konversi IFRS (2008-2012) memiliki perbandingan dinilai dengan perhitungan rasio-rasio keuangan. Hal ini disebabkan oleh beberapa hal pokok yang diatur atau disebabkan oleh penerapan konversi IFRS yaitu:
a. Penilaian dan pengukuran assets.
b. Pengakuan biaya research and development.
Kesimpulan Penelitian
Berdasarkan hasil perhitungan maupun hasil komparasi rasio keuangan PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk sebelum konversi IFRS dengan periode setelah konversi IFRS diperoleh simpulan sebagai berikut: Terdapat perbedaan kinerja bank Mandiri yang dinilai dari Loan to Assets ratio, Return on Assets serta Debt to Equity Ratio antara periode sebelum konversi IFRS dengan periode setelah konversi IFRS. Perbedaan kinerja antara periode sebelum konversi IFRS dengan periode setelah konversi IFRS disebabkan oleh hal-hal sebagai berikut: penerapan prinsip penilaian assets yang menggunakan basis fair value atau nilai wajar untuk periode setelah konversi IFRS, metode pengakuan biaya reasearch an development yang tidak lagi dikapitalisasi.
Pendapat Mengenai Jurnal
Jurnal ini cukup menarik dengan memaparkan pembahasan yang lengkap sehingga memberikan informasi yang sangat bermanfaat terkait dengan komparatif kinerja perusahaan sebelum dan sesudah konversi ke IFRS